HAPPY NEWYEAR 2013

Jumat, 14 Desember 2012

IBU YANG BUTA

Cinta seorang ibu tidak pernah melihat harta dan rupa, takkan habis dimakan waktu walau usia menjemput







Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan.
Pada suatu hari di sekolah. Aku sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku.

Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab.


Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.ss


Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya.

aku meninggalkan ibu ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul. Lalu, aku menikah. membeli rumah milikku sendiri.dan memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu.


Suatu hari ketika seseorang tidak terduga menjumpai aku ,Ia adalah ibuku.. tetap dengan satu matanya. rasanya seperti seluruh langit sedang jatuh. Anak perempuan aku lari kabur, takut akan mata ibuku.


Dan aku bertanya kepadanya, “Siapa Anda? aku tidak mengenalmu!!” aku berpura-pura. aku berteriak kepadanya “Mengapa engkau berani datang ke rumah aku dan menakuti anak aku! Pergi dari sini sekarang juga!”


Dan ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan aku. aku pasti salah alamat,” dan dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tidak mengenali aku. aku merasa cukup lega. aku mengatakan kepada diriku bahwa aku tidak akan peduli... Suatu hari sepulang acara reuni, aku menemukan ibuku terjatuh di tanah yang dingin. aku tidak meneteskan satu air mata sedikitpunpun. Ia memiliki sepotong kertas di tangannya.. dan itu adalah surat untukku.

=================================================

Anakku,

Aku pikir hidupku sudah cukup lama. Dan.. aku tidak akan mengunjungi Seoul lagi.. tetapi apakah itu terlau banyak jikalau aku ingin kamu untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat lega ketika mendengar kamu akan datang dalam reuni ini.


aku memutuskan untuk tidak datang ke sekolah Untukmu.. aku meminta maaf jikalau aku hanya memiliki satu mata dan aku hanya membawa  rasa malu bagi dirimu.

Kamu tahu, ketika kamu masih sangat kecil, kamu terkena sebuah kecelakaan, dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak tahan melihatmu harus tumbuh dengan hanya satu mata.. maka aku memberikanmu mataku.. aku sangat bangga kepadamu  anakku yang dapat melihat dunia yang baru untuk aku, menggantikan aku, dengan mata itu.


Aku tidak pernah marah kepadamu atas apapun yang kamu lakukan. Beberapa kali ketika kamu marah kepada aku. aku berpikir sendiri,”Ini karena kamu mencintai aku.” Aku rindu waktu ketika kamu masih sangat kecil dan berada di sekitarku.

Aku sangat merindukanmu. Aku mencintaimu. Kamu adalah duniaku.

salam sayangku untuk mu : Ibu.

Pesan Moral ,
Kita hanya memiliki seorang ibu yang sangat kita cintai,kita akan sangat sedih jika kehilangan dirinya,



CINTA SEORANG SUAMI

Kisah Cinta Sejati Yang Menyentuh Lubuk Hati Terdalam

Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/04/25/kisah-cinta-sejati-yang-menyentuh-lubuk-hati-terdalam/
Kisah Cinta Sejati Yang Menyentuh Lubuk Hati Terdalam

                  

Pagi itu, klinik sangat sibuk, sekitar pkl.09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru bisa ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu pria tua itu nampak geliasah, sebentar-sebentar dia melirik ke jam tangannya, sya merasa kasihan, jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya lukanya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter saya putuskan untuk melakukannya sendiri.

Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/04/25/kisah-cinta-sejati-yang-menyentuh-lubuk-hati-terdalam/
        Pagi  itu, klinik Pengobatan Sangat sibuk, Sekitar pkl.09.30 seorang pria tua berusia 70-an Datang untuk membuka jahitan luka di ibu jarinya. saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu sebab semua ruang masih penuh, mungkin bapak tua tersebut  baru bisa ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya, saya merasa prihatin,  ketika sedang ada waktu luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya, Dan nampaknya perkembangan lukanya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan atasan , saya di ijinkan  untuk melakukannya sendiri

      Sambil menangani lukanya saya menanyakan apakah bapak tua itu punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah Jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat sejak beberapa waktu disana dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer, Lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau bapak tua tersebut  terlambat, dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Saya  sangat tersentak mendengarnya dan berkata "Bapak pergi kesana  tiap hari walaupun istri Bapak sudah tidak mengenali bapak Lagi?" Dia tersenyum Sambil menepuk tangan saya "Tetapi saya tetap masih mengenali istri saya kan?" Sungguh,, saya  sangat terharu mendengar ucapannya, Saya menahan air mata sampai Kakek itu pergi .... CINTA KASIH seperti itulah yang saya mau berikan dalam  hidupku, diperjuangkan, memperjuangkan, Penuh pengorbanan, dengan  tulus dan ikhlas .... Dikisahkan dari seorang sahabat untuk  membuka Pintu Hati kita ...

disunting  dari : ruang hati                         
Pagi itu, klinik sangat sibuk, sekitar pkl.09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru bisa ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu pria tua itu nampak geliasah, sebentar-sebentar dia melirik ke jam tangannya, sya merasa kasihan, jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya lukanya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter saya putuskan untuk melakukannya sendiri

Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/04/25/kisah-cinta-sejati-yang-menyentuh-lubuk-hati-terdalam/
                                                                                                               

BIRDS TRUE LOVE

A True Love Story that Shocked the World 

 


Ini adalah Kisah Cinta Sejati yang telah mengejutkan jutaan orang di seluruh dunia. Orang-orang menangis setelah melihat foto-foto ini di Amerika dan Eropa dan bahkan di Asia. Dikatakan bahwa fotografer menjual gambar-gambar ini dengan biaya nominal kepada  surat kabar paling terkenal di Perancis. Semua  koran yang diterbitkan pada hari itu terjual habis semenjak foto-foto ini dipublikasikan.
Banyak orang berpikir bahwa binatang / burung tidak memiliki otak atau perasaan?????

 *Love Story of Barn Swallows*



Disini pasangan betina nya  terluka dengan kondisi sangat parah . Dia tertabrak mobil saat menukik  untuk turun ke jalan.
 
pasangan jantan  membawa makanan dan memberikannya  padanya dengan cinta dan kasih sayang.
                                                                                                                                                                Burung itu  membawa makanan lagi, tetapi terkejut menemukan pasangannya  mati. Dia mencoba untuk memindahkan nya .... pemandangan yang  jarang terlihat, bagi seekor burung walet ! 

 
Sadar bahwa pasangan  tercinta telah meninggal dan ia tidak akan pernah melihatnya lagi, Suara tangisan terdengar nyaring dengan penuh duka.
                                                                                                                                                                Dia berdiri di sampingnya, sedih meratap  atas kematiannya.
                                                                                                                                                          Akhirnya ia  menyadari bahwa ia tidak akan membuat pasangannya hidup kembali, berdiri di samping tubuhnya dengan kesedihan dan rasa sakit.        
  How much you appreciates your so called best friend/girlfriend/boyfriend/parents?         
diterjemahkan dan disunting : Ali Kanchan.   

KISAH MENGHARUKAN ANAK DAN IBU


Ding Zu-ji membeberkan rahasianya: Hampir saja dibuang ke laut bersama ibunya
China Times (Hong Rong-zhi dan Zhou Xiao-ting melaporkan dari Tainan)
“Saya hampir saja tidak bisa terlahir ke dunia ini.” Ding Zu-ji, seorang pensiunan penyelidik khusus yang diambil fotonya sedang menggendong ibunya dengan sehelai kain kembang dalam sebuah rumah sakit di kota Tainan Taiwan, ketika menerima wawancara khusus dari para wartawan tanggal 6 Maret 2012 mengungkapkan sebuah rahasia betapa kehidupannya sangat berkaitan erat dengan kehidupan ibunya; dia mengatakan bahwa pada saat ibunya sedang mengandungnya enam bulan, naik kapal meninggalkan Tiongkok menuju Taiwan dan hampir saja dibuang ke laut karena tidak dapat menunjukkan kartu identitas diri.
“Saya adalah anak paling sulung dalam keluarga, hubunganku dengan ibu memang paling dekat dan itu ada cerita dibaliknya.” Ding Zu-ji mengenang kembali pada tahun 1950 ketika Pemerintah Nasionalis mundur dari Tiongkok ke Taiwan, disebabkan ayahnya adalah seorang prajurit, maka ibunya mengikuti keluarga prajurit lainnya untuk sama-sama naik kapal ke Taiwan; karena banyak sekali warga Tiongkok yang ingin pergi ke Taiwan, maka setiap kapal penuh sesak dengan manusia dan membuat setiap unit kapal kelebihan beban, para perwira dan prajurit di atas kapal melakukan pemeriksaan keamanan dengan sangat ketat demi mencegah naiknya musuh ke atas kapal, siapa saja yang tidak membawa kartu identitas diri akan dibuang ke laut.
Ding Zu-ji mengatakan kalau saat itu kebetulan ibunya sedang mengandungnya enam bulan, dengan perut buncit naik ke kapal untuk menuju Taiwan bersama-sama dengan keluarga prajurit lainnya; tak disangka ketika para perwira dan prajurit memeriksa kartu identitas diri, ibunya tidak bisa menemukan kartu identitas diri dan membuatnya sangat gelisah. Walau teman seperjalanan lainnya berinisiatif menjadi saksi, bahkan memohon belas kasihan dari para perwira dan prajurit, namun mereka tetap ikut aturan dan hampir saja membuang ibu yang sedang berperut besar ke laut.
Untungnya, ketika kedua belah pihak sedang berkomunikasi dan tarik menarik, mendadak ada orang yang menemukan ada selembar kartu identitas diri di bawah bangku panjang sebelah, setelah diambil ternyata adalah kartu identitas diri ibu yang jatuh karena kurang hati-hati, barulah terhindar dari ambang kematian. Ding Zu-ji berkata sambil tertawa: “Sejak itulah hubunganku dengan ibu sangatlah dekat.”
“Saya bukan anak berbakti!” Ding Zu-ji menekankan dengan nada menyalahkan diri sendiri, “Saya tidak merawat ibu dengan baik, sehingga ibu terjatuh dan patah tulang kaki kiri, bahkan keinginan ibu untuk pulang ke Tiongkok juga tidak mampu direalisasikan, sehingga tidak pantas untuk dikatakan sebagai anak berbakti.” Awalnya dia ingin menunggu kondisi tubuh ibunya membaik sedikit, baru akan membawanya pulang ke Tiongkok mengunjungi sanak keluarga di sana, Ding Zu-ji mengatakan dengan sedikit sedih: “Sayangnya ibu tidak bisa menunggu sampai saya bebas bepergian ke Tiongkok sudah pun kehilangan ingatan”; Ding Zu-ji harus menunggu selama tiga tahun sesudah pensiun sebagai penyelidik baru boleh pergi ke Tiongkok, dalam selang waktu tersebut ternyata semua ingatan ibunya sudah hilang, ini membawa penyesalan dalam diri Ding Zu-ji.
Ding Zu-ji mengatakan, pada tanggal 2 Maret 2012 bisa menggendong ibunya dengan sehelai kain kembang pergi ke rumah sakit terutama karena ibunya mengalami patah tulang dan tidak leluasa bergerak, karena ingin segera menghantarkan ibunya ke rumah sakit dan dalam hati juga berpikir menggendong sebentar tidak akan terlalu capek, barulah berbuat demikian, tidak pernah menduga kalau tindakannya ini akan menarik perhatian banyak orang; akan tetapi, dia menyatakan kalau di kemudian hari dia akan mempergunakan ambulans untuk menghantarkan ibunya dan meminjam ranjang dorong pada rumah sakit.
Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : news.chinatimes.com )

SOLIDARITAS ANAK YATIM



Ada sebuah program di kampus RAJAGIRI, festival seni untuk anak yatim di dalam dan sekitar Cohin. Aku ada di sana di situs dengan teman-teman saya .. saya melihat sesuatu yang sangat istimewa .. saya pikir saya harus berbagi mengenaiapa yang telah terjadi , peristiwa kecil yang indah ..Aku berada di kursi paling belakang di  aula di mana program tersebut sedang dilaksanakan  .. 2 baris di depan barisan saya, ada kelompok  anak0anak berjumlah 20 sampai 25  duduk di antara mereka ..,
ada beberapa yang  menarik perhatian saya seorang anak laki terkecil  nakal yang ia menciptakan segala macam kenakalan  terhadap semua orang lain dalam lingkaran nya ... bahkan saya kesal ... dia adalahanak menjengkelkan  saya bahkan berpikir untuk memberinya pukulan kecil untuk membuatnya tenang ..waktu itu hampir siang ... ia lapar .. dia mencari box makanan di sekitarnya... dia terus-menerus bertanya kepada seniornya apa yang ada di ranselnya, agar dapat  memberinya beberapa makanan ... seniornya berdiri dan memberinya cangkir air dari filter ... tapi karena ia masih sangat muda, ia mulai menangis untuk mengharap makanan ... saya memperhatikan semua ini, tetapi tidak peduli dan berniat  untuk turut memberikannya apapun....di bagian paling belakang aula, di atas meja, para sukarelawan bergegas  datang dengan paket kecil biskuit ... dan anak-anak kecil berlari ke arahnya  dan dengan rasa lapat yang hebat, memohon kepada-nya agar dapat diberikan sepotong biskuit. sukarelawan memberikannya paket yang berisi   biskuits kepadanya ..paket itu berisi tidak lebih dari 15 sampai 20 biskuit ...kami  telah melihat bahwa kecerahan dan kebahagiaan di wajah anak-anak ini '! ....! Saya pikir dia akan makan semua biskuit dalam satu pergi .........hal yang mengejutkan  saya adalah dia kembali kekelompoknya. DIA MEMBERIKAN SETIAPDARI TEMAN NYA setidaknya setengah dari BISKUIT per ORANG .... setiap yang mengangkat tangan ke arahnya untuk meminta sepotong biskuit .he memberikan biskuit anggun ke all.he memberikan seniornya 1 biskuit juga ... TAPI ATLAST , dia tidak mendapatkan bahkan sepotong kecil sejak ia memberi evrything di dalamnya, untuk semua orang .. saya pikir ia tahu bahwa, pada akhirnya, ia tidak akan mendapatkan apa-apa, tapi ia siap untuk givee .....ia melihat ke dalam paket untuk mendapatkan sepotong untuknya .. itu tidak punya apa-apa ..... saya pikir dia akan mulai menangis ... mengejutkan, ia melihat wajah-wajah teman-temannya dan tersenyum pada mereka bahwa dia bahagia untuk melihat wajah bahagia mereka ... dia tidak meraih biskuit anybodies dia malah diam-diam kembali ke senior dan duduk di pangkuannya ....seniornya sedang mengawasinya sepanjang jalan, sementara ia berbagi biskuit untuk semua ... ini senior yang juga mendapat biskuit ... saya telah melihat ini bertindak senior seperti, dia akan memakannya, sementara ia ditawari satu. .. tapi karena konsentrasi saya pada anak kecil, saya mengabaikannya ...LAGI SURPRISE!! anak ini senior, mengambil anak ini kecil di pangkuannya dan mengambil biskuit, (yang diberikan kepadanya oleh anak kecil), memberikan bahwa untuk anak dengan CIUMAN MANIS MENGATAKAN "BOY BAIK" ... anak mengambilnya dan adalah abt untuk makan keseluruhan .....LAGI SURPRISE!! ..... Ia mogok biskuit menjadi dua dan memberikan satu setengah sampai seniornya ... ia memastikan bahwa hs senior juga menikmati rasanya .. keduanya memiliki biskuit bersama-sama .... yang memeluk eachother .. mereka mengatakan apa-apa selain menatap mata eachothers .....ini anak kecil mungkin 4 yrs tua dan seniornya mungkin 10 atau 11 yrs old .... KEDUA anak yatim ..LET ME BE FRANK, KEDUA DARI MEREKA DALAM MEREKA 10 MENIT DIAJARKAN ME WHATS MANAJEMEN ......

CINTA SEJATI



Sabtu, 3 Juli, 2010Lelaki China telah menunjukkan pada dunia cinta sejatinya   dengan membuat   6.000 anak tangga gunung untuk IstrinyaCerita dimulai setengah abad lalu ketika Liu Guojiang yang berusia19 tahun jatuh cinta dengan  janda Xu Chaoqing. Lebih dari 50 tahun yang lalu, Liu, adalah seorang anak laki-laki 19 tahun, jatuh cinta dengan seorang wanita berusia 29 tahun  seorang janda bernama Xu.
 Pada saat itu, cinta mereka  tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua. teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak. Untuk menghindari gosip , pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah gua di Jiangjin County di daerah ChongQing Selatan.Cerita mereka datang atas daftar terpopuler di  China sepuluh kisah cinta yang diselenggarakan oleh Mingguan Wanita China, yang mengumpulkan cerita dari seluruh negara itu sejak Juli 2006.Mulai tahun kedua hidup di gunung, terus selama lebih dari 50 tahun menggunakan  kedua tangan mengukir dan membentuk anak tangga  agar istrinya bisa turun gunung dengan mudah. Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok petualangan yang menjelajahi hutan, mereka secara mengejutkan menemukan pasangan usia lanjut itu dan 6.000 anak tangga yang diukir tangan\"Orang tua saya saling mencintai begitu banyak, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun." Liu MingSheng, salah satu dari tujuh anak mereka berkata, "Dia memahat  lebih dari 6.000anak yangga selama bertahun-tahun untuk saya dan kenyamanan ibu, meskipun dia jarang  turun gunung  "Pasangan itu telah hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun sampai minggu lalu. Liu kini berusia 72 tahun , kembali dari pekerjaan pertanian sehari-harinya dan terjatuh t . Xu duduk dan berdoa bersama suaminya saat ia meninggal dalam pelukannya. Jadi cinta dengan Xu, Liu adalah, bahwa tidak ada yang mampu melepaskan cengkeraman dia di tangan istrinya bahkan setelah ia meninggal.Pada awalnya, mereka tinggal tanpa listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput dan akar yang mereka temukan di gunung, dan Liu membuat lampu minyak tanah yang mereka digunakan untuk meringankan kehidupan mereka."Kau berjanji  akan mengurus saya, Anda akan selalu dengan saya sampai hari aku mati, sekarang Anda pergi sebelum aku, bagaimana aku akan hidup tanpamu?" ...... Selama beberapa hari Xu mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.Pada tahun 2006, sebuah stasiun TV lokal Channel  menokumentasikan  kisah cinta mereka yang luar biasa, tentu saja dalam bahasa Cina.
Pemerintah setempat telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat hidup selamanya.

Rabu, 12 Desember 2012

KENDI DAN POMPA AIR

"Kendi Dan Pompa Air"

Seorang pria tersesat di gurun pasir, ia hampir mati kehausan dan akhirnya ia tiba di sebuah rumah kosong. Di depan rumah tua tanpa jendela dan hampir roboh, terdapat sebuah pompa. Segera ia menuju pompa itu dan mulai memompa sekuat tenaga, tapi tidak ada air yang keluar.

Lalu ia melihat ada kendi di sebelah pompa itu dengan mulutnya tertutup gabus & tertempel kertas dengan tulisan, "Sahabat, pompa ini harus dipancing dengan air terlebih dahulu. Setelah Anda mendapatkan airnya, mohon jangan lupa mengisi kendi ini lagi sebelum Anda pergi."

Ia mencabut gabusnya & ternyata kendi itu berisi penuh air.
Bagaimana kalo tidak berhasil? Maka tidak ada air lagi. Bukankah lebih aman saya minum airnya dulu daripada nanti mati kehausan kalau ternyata pompanya tidak berfungsi?

Untung suara hatinya mengatakan bahwa ia harus mengikuti nasihat yg tertera di kertas itu sekali pun beresiko. Ia menuangkan seluruh isi kendi itu ke dalam pompa yg karatan itu dan dengan sekuat tenaga memompanya.

Benar saja !!

Air keluar me-limpah² dan ia dapat minum sepuasnya. Setelah istirahat memulihkan tenaga dan sebelum meninggalkan tempat itu, ia mengisi kendi itu sampai penuh, menutupkan kembali gabusnya dan menambahkan beberapa kata di bawah instruksi pesan itu, "Saya telah melakukannya dan berhasil. Engkau harus mengorbankan semuanya terlebih dahulu, sebelum bisa menerima kembali. PERCAYALAH !!!"

Barang siapa berhati egois dan terlampau mementingkan diri sendiri, ia tidak akan beroleh kemudahan dalam hidupnya.

Barang siapa berhati baik dan bertindak demi kepentingan orang lain, maka ia akan memperoleh kebahagiaan dalam hidupnya. Hidup Bermanfaat Buat Orang lain Juga...