HAPPY NEWYEAR 2013

Kamis, 24 Januari 2013

GENDONG AKU SAMPAI AJALKU TIBA





"Gendong Aku Sampai Ajalku Tiba"


Suatu malam ketika aku kembali ke rumah, istriku menghidangkan makan malam untukku. Sambil memegang tangannya aku berkata, "Saya ingin mengatakan sesuatu kepadamu." Istriku lalu duduk di samping sambil menemaniku menikmati makan malam dengan tenang. Tiba-tiba aku tidak tahu harus memulai percakapan dari mana. Kata-kata rasanya berat keluar dari mulutku.

Aku ingin sebuah perceraian di antara kami, karena itu aku beranikan diriku. Nampaknya dia tidak terganggu sama sekali dengan pembicaraanku, dia malah balik bertanya kepadaku dengan tenang, "Mengapa?" Aku menolak menjawabnya, ini membuatnya sungguh marah kepadaku. Malam itu kami tidak saling bertegur sapa. Dia terus menangis dan menangis. Aku tahu bahwa dia ingin tahu alasan di balik keinginanku untuk bercerai.

Dengan sebuah rasa bersalah yang dalam, aku membuat sebuah pernyataan persetujuan untuk bercerai dan dia dapat memiliki rumah kami, mobil, dan 30% dari keuntungan perusahaan kami. Dia sungguh marah dan merobek kertas itu. Wanita yang telah menghabiskan 10 tahun hidupnya bersamaku itu telah menjadi orang yang asing di hatiku. Aku minta maaf kepadanya karena dia telah membuang waktunya 10 tahun bersamaku, untuk semua usaha dan energi yang diberikan kepadaku, tapi aku tidak dapat menarik kembali apa yang telah kukatakan kepada Jane, wanita simpananku, bahwa aku sungguh mencintainya. Istriku menangis lagi. Bagiku tangisannya sekarang tidak berarti apa-apa lagi. Keinginanku untuk bercerai telah bulat.

Hari berikutnya, ketika aku kembali ke rumah sedikit larut, kutemukan dia sedang menulis sesuatu di atas meja di ruang tidur kami. Aku tidak makan malam tapi langsung pergi tidur karena ngantuk yang tak tertahankan akibat rasa capai sesudah seharian bertemu dengan Jane. Ketika terbangun, kulihat dia masih duduk di samping meja itu sambil melanjutkan tulisannya. Aku tidak menghiraukannya dan kembali meneruskan tidurku.

Pagi harinya, dia menyerahkan syarat-syarat perceraian yang telah ditulisnya sejak semalam kepadaku. Dia tidak menginginkan sesuatupun dariku, tetapi hanya membutuhkan waktu sebulan sebelum perceraian. Dia memintaku dalam sebulan itu, kami berdua harus berjuang untuk hidup normal layaknya suami istri. Alasannya sangat sederhana. Putra kami akan menjalani ujian dalam bulan itu sehingga dia tidak ingin mengganggunya dengan rencana perceraian kami. Selain itu, dia juga meminta agar aku harus menggendongnya sambil mengenang kembali saat pesta pernikahan kami. Dia memintaku untuk menggendongnya selama sebulan itu dari kamar tidur sampai muka depan pintu setiap pagi.

Aku pikir dia sudah gila. Akan tetapi, biarlah kucoba untuk membuat hari-hari terakhir kami menjadi indah demi perceraian yang kuinginkan, aku pun menyetujui syarat-syarat yang dia berikan. Aku menceritakan kepada Jane tentang hal itu. Jane tertawa terbahak-bahak mendengarnya. "Terserah saja apa yang menjadi tuntutannya tapi yang pasti dia akan menghadapi perceraian yang telah kita rencanakan," kata Jane.

Ada rasa kaku saat menggendongnya untuk pertama kali, karena kami memang tak pernah lagi melakukan hubungan suami istri belakangan ini. Putra kami melihatnya dan bertepuk tangan di belakang kami. "Wow, papa sedang menggendong mama." Sambil memelukku dengan erat, istriku berkata, "Jangan beritahukan perceraian ini kepada putra kita." Aku menurunkannya di depan pintu. Dia lalu pergi ke depan rumah untuk menunggu bus yang akan membawanya ke tempat kerjanya, sedangkan aku mengendarai mobil sendirian ke kantorku.

Pada hari kedua, kami berdua melakukannya dengan lebih mudah. Dia merapat melekat erat di dadaku. Aku dapat mencium dan merasakan keharuman tubuhnya. Aku menyadari bahwa aku tidak memperhatikan wanita ini dengan seksama untuk waktu yang agak lama. Aku menyadari bahwa dia tidak muda seperti dulu lagi, ada bintik-bintik kecil di wajahnya, rambutnya pun sudah mulai beruban. Namun entah kenapa, hal itu membuatku mengingat bagaimana pernikahan kami dulu.

Pada hari keempat, ketika aku menggendongnya, aku mulai merasakan kedekatan. Inilah wanita yang telah memberi dan mengorbankan 10 tahun kehidupannya untukku. Pada hari keenam dan ketujuh, aku mulai menyadari bahwa kedekatan kami sebagai suami istri mulai tumbuh kembali di hatiku. Aku tentu tidak mengatakan perasaan ini kepada Jane.

Suatu hari, aku memperhatikan dia sedang memilih pakaian yang hendak dia kenakan. Dia mencoba beberapa darinya tapi tidak menemukan satu pun yang cocok untuknya. Dia sedikit mengeluh, "Semua pakaianku terasa terlalu besar untuk tubuhku sekarang." Aku mulai menyadari bahwa dia semakin kurus dan itulah sebabnya kenapa aku dapat dengan mudah menggendongnya. Aku menyadari bahwa dia telah memendam banyak luka dan kepahitan hidup di hatinya. Aku lalu mengulurkan tanganku dan menyentuh kepalanya.

Tiba-tiba putra kami muncul dan berkata," Papa, sekarang saatnya untuk menggendong dan membawa mama." Bagi putraku, melihatku menggendong dan membawa mamanya menjadi peristiwa yang penting dalam hidupnya. Istriku mendekati putra kami dan memeluk erat tubuhnya penuh keharuan. Aku memalingkan wajahku dari peristiwa yang bisa mempengaruhi dan mengubah keputusanku untuk bercerai.

Aku lalu mengangkatnya dengan kedua tanganku, berjalan dari kamar tidur kami, melalui ruang santai sampai ke pintu depan. Tangannya melingkar erat di leherku dengan lembut dan sangat romantis layaknya suami istri yang harmonis. Aku pun memeluk erat tubuhnya, seperti momen hari pernikahan kami 10 tahun yang lalu. Akan tetapi tubuhnya yang sekarang ringan membuatku sedih.

Pada hari terakhir, aku menggendongnya dengan kedua lenganku. Aku susah bergerak meski cuma selangkah ke depan. Putra kami telah pergi ke sekolah. Aku memeluknya erat sambil berkata, "Aku tidak pernah memperhatikan selama ini hidup pernikahan kita telah kehilangan keintiman satu dengan yang lain."

Aku mengendarai sendiri kendaraan ke kantorku, mampir ke tempat Jane. Melompat keluar dari mobilku tanpa mengunci pintunya. Begitu cepatnya karena aku takut jangan sampai ada sesuatu yang membuatku mengubah pikiranku. Aku naik ke lantai atas. Jane membuka pintu dan aku langsung berkata padanya. "Maaf Jane, aku tidak ingin menceraikan istriku."

Jane memandangku penuh tanda tanya bercampur keheranan dan kemudian menyentuh dahiku dengan jarinya. Aku mengelak dan berkata, "Maaf Jane, aku tidak akan bercerai. Hidup perkawinanku terasa membosankan karena dia dan aku tidak memaknai setiap momen kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai satu sama lain. Sekarang aku menyadari sejak aku menggendongnya sebagai syaratnya itu, aku ingin terus menggendongnya sampai hari kematian kami."

Jane sangat kaget mendengar jawabanku. Dia menamparku dan kemudian membanting pintu dengan keras. Aku tidak menghiraukannya. Aku menuruni tangga dan mengendarai mobilku pergi menjauhinya. Aku singgah di sebuah toko bunga di sepanjang jalan itu, aku memesan bunga untuk istriku. Gadis penjual bunga bertanya apa yang harus kutulis di kartunya. Aku tersenyum dan menulis, "Aku akan menggendongmu setiap pagi sampai kematian menjemput."

Petang hari ketika aku tiba di rumah, dengan bunga di tanganku, sebuah senyum menghias wajahku. Aku berlari hanya untuk bertemu dengan istriku dan menyerahkan bunga itu sambil merangkulnya untuk memulai sesuatu yang baru dalam perkawinan kami. Tapi apa yang kutemukan? Istriku telah meninggal di atas tempat tidur yang telah kami tempati bersama 10 tahun pernikahan kami.

Aku baru tahu kalau istriku selama ini berjuang melawan kanker ganas yang telah menyerangnya berbulan-bulan tanpa pengetahuanku karena kesibukanku menjalin hubungan asmara dengan Jane. Istriku tahu bahwa dia akan meninggal dalam waktu yang relatif singkat. Meskipun begitu, dia ingin menyelamatkanku dari pandangan negatif yang mungkin lahir dari putra kami karena aku menginginkan perceraian, karena reaksi kebodohanku sebagai seorang suami dan ayah, untuk menceraikan wanita yang telah berkorban selama sepuluh tahun yang mempertahankan pernikahan kami dan demi putra kami.

Betapa berharganya sebuah pernikahan saat kita bisa melihat atau mengingat apa yang membuatnya berharga. Ingat ketika dulu perjuangan yang harus dilakukan, ingat tentang kejadian-kejadian yang telah terjadi di antara kalian, ingat juga tentang janji pernikahan yang telah dikatakan. Semuanya itu harusnya hanya berakhir saat maut memisahkan.

------------------

Sekecil apapun dari peristiwa atau hal dalam hidup sangat mempengaruhi hubungan kita. Itu bukan tergantung pada uang di bank, mobil atau kekayaan apapun namanya. Semuanya ini bisa menciptakan peluang untuk menggapai kebahagiaan tapi sangat pasti bahwa mereka tidak bisa memberikan kebahagiaan itu dari diri mereka sendiri. Suami-istrilah yang harus saling memberi demi kebahagiaan itu.

Karena itu, selalu dan selamanya jadilah teman bagi pasanganmu dan buatlah hal-hal yang kecil untuknya yang dapat membangun dan memperkuat hubungan dan keakraban di dalam hidup perkawinanmu. Milikilah sebuah perkawinan yang bahagia. Kamu pasti bisa mendapatkannya.

Jika engkau tidak ingin berbagi/share cerita ini, pasti tidak akan terjadi sesuatu padamu di hari-hari hidupmu.

Akan tetapi, jika engkau mau berbagi/share cerita ini kepada saudara, sahabat atau kenalanmu. Maka ada kemungkinan, engkau dapat menyelamatkan perkawinan orang lain, terutama mereka yang sedang mengalami masalah dalam pernikahan mereka. Semoga demikianlah adanya.

Ditulis Ulang & Diedit Oleh: SLie

SUMBER: http://romeountukmu.blogspot.com/2012/08/gendong-aku-sampai-ajal-menjemputku.html

Senin, 07 Januari 2013

RENUNGAN DARI NEGERI CHINA



RENUNGAN DARI NEGERI CHINA , MENYAMBUT TAHUN 2013

10  Hal yg Percuma (Sia-sia)


父 母 不 孝 , 奉 神 無 益 。
Fumu buxiao ; fengshen wuyi
Bila tdk berbakti pada orang tua ; Percuma menyembah Tuhan.

兄 弟 不 和 , 交 友 無 益 。
Xiongdi buhe ; jiaoyou wuyi
Bila dgn saudara sendiri tdk rukun ; Percuma menjalin persahabatan dg Orang Lain.

存 心 不 善 , 風 水 無 益 。
Cunxin bushan ; fengshui wuyi
Bila hati penuh pikiran jahat dan Dzalim ; Percuma saja mengatur Fengshui

行 止 不 端 , 讀 書 無 益 。
Xingzhi buduan ; Dushu wuyi
Bila tindak tanduknya tanpa tata krama suka menyakiti Orang Lain ; Percuma sekolah tinggi-tinggi.

心 高 氣 傲 , 博 學 無 益 。
Xingao qiao ; Boxue wuyi
Bila bersifat angkuh ; Percuma saja menjadi seorang Pemimpin yg katanya Terpelajar

作 事 乖 張 , 聰 明 無 益 。
Zuoshi guaizhang ; chongming wuyi
Bila seenaknya sendiri dlm melakukan sgl sesuatu ; Kepintaran pun percuma krn tak menjadikan Bijak


時 運 不 通 , 妄 求 無 益
Shiyun butong ; Wangqiu wuyi
Bila blm tiba saatnya diberi Tuhan ;  Dgn berkolusi dgn manusia penentu sekalipun juga percuma


不 惜 元 氣 , 服 藥 無 益 。
Buxi yuanqi ; fuyao wuyi
Bila tdk mau menghargai kesehatan ; Minum obat pun akan percuma.

妄 取 人 財 , 布 施 無 益
Wangqu rencai ; Bushi wuyi
Sembarangan mengambil harta orang dan hak orang lain ; Percuma saja kalo mereka berdana.


淫 惡 肆 欲 , 陰 騭 無 益
Yin e siyu ; Yinzhi wuyi
Bila suka mengumbar hawa nafsu ; Percuma saja berbuat kebajikan. 



Smg bermanfaat..

KISAH SERBUK PAHIT




 

KISAH SERBUK PAHIT

Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yg sedang dirundung problem dan masalah. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.
Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit & meminta anak muda itu u/ mengambil segelas air.
Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas & di aduk perlahan,
“Coba minum ini & katakan bagaimana rasanya?” ujar Pak tua
“Pahit sekali” jawab Pemuda itu
Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak pemuda itu utk berjalan ke tepi telaga di belakang rumahnya.
Mereka berjalan berdampingan & akhirnya sampai ke tepi telaga yang tenang itu.
Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu & dengan sepotong kayu ia mengaduknya,
“Coba ambil air telaga ini & minumlah”
Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua bertanya lagi,
“Bagaimana rasanya?”
“Segar” sahut si Pemuda
“Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu?” tanya Pak tua
“Tidak” sahut Pemuda
Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata, “Anak muda dengarkan baik-baik, pahitnya kehidupan sama seperti segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang” Jumlah & rasa pahitnya pun sama & memang akan tetap sama. Tapi kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari WADAH yang kita miliki.
Kepahitan itu akan di dasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya.
Jadi saat Anda merasakan kepahitan & kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yang dapat Anda lakukan :
“Lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu,
Luaskanlah hatimu utk menampung setiap kepahitan itu”
Saudaraku.. Hatimu adalah wadah itu.
Perasaanmu adalah tempat itu.
Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.
“Jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu & merubahnya menjadi kesegaran & kedamaian…”

KESALAHAN YANG MERUSAK PERNIKAHAN

"KESALAHAN PERUSAK PERNIKAHAN" :

a. Suami :
1. Suami tdk berfungsi menjadi pemimpin dgn baik akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan Istri nomer satu dlm hidupnya.
3. Suami membandingkan Istri dgn wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
6. Suami menolak pendapat Istri.
7. Suami tdk pernah minta maaf.

b. Istri :
1. Istri tdk menghargai Suami sbgai otoritas.
2. Istri gagal menundukan diri kpd Suami.
3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
4. Istri gagal menunjukan rasa syukur kpd Suami.

Kebutuhan seorang Suami :
1. Sex.
2. Istri sbgai sahabat.
3. Rumah yg rapi.
4. Istri yg menarik
5. Saling menghargai.

Kebutuhan seorang Istri :
1. Kasih dan penghargaan.
2. Diajak bicara.
3. Jujur dan terbuka.
4. Keuangan yang cukup.
5. Komitmen thdp keluarga.

Ingat..
Kepala keluarga yg berhasil dlm keluarga maka keberhasilan yg lain akan mengikuti,
Kepala keluarga yg gagal dlm keluarga maka kegagalan lain akan mengikuti.

Kebahagiaan perkawinan membutuhkan perjuangan yg tidak kenal lelah, dan membutuhkan  kehadiran dan pertolongan Tuhan.

Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yg rukun dan damai, meskipun itu harus diperoleh dgn cucuran air mata.
Belaian tangan suami adalah emas bagi istri.
Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami.
Kesetiaan suami adalah mahkota bagi istri.
Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.

Perbaikilah apa yg bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat. Cintailah pasangan yg telah Tuhan pilih untukmu.

TUHAN akan memberkahi Pernikahanmu..
Bagi yg belum Menikah, ini bisa menjadi bekal kelak bila anda menghadapi hidup Pernikahan.

Kamis, 27 Desember 2012

BUNDA THERESA





 Bunda Theresa tentang pentingnya sebuah  SENYUMAN,



"Perdamaian dimulai dengan tersenyum .."

"Setiap kali Anda tersenyum pada seseorang, itu adalah tindakan cinta, hadiah untuk bagi orang  lain yang  paling indah."

"Orang yang memberi dengan senyum adalah pemberian terbaik karena Tuhan mengasihi pemberian dengan  suka cita ."

"Mari kita membuat satu tujuan , bahwa kita saling bertemu dengan memberi senyum, ketika kita sulit untuk tersenyum. Saling tersenyum, membuat waktu untuk satu sama lain seperti dalam keluarga . "

"Marilah kita selalu saling bertemu dengan senyum, untuk senyum adalah awal dari cinta."

"Tersenyum satu sama lain. Tersenyum, senyum istri pada suami, senyum pada anak-anak , tersenyum satu sama lain-tidak peduli siapa itu-dan itu akan membantu untuk tumbuh dalam kasih yang lebih besar untuk satu sama lain. "


  Bunda Theresa Quotes tentang cinta dan damai


"Saya telah menemukan paradoks, bahwa jika Anda mengasihi sampai sakit, tidak ada lagi sakit, selebihnya adalah cinta."

"Rasa lapar akan cinta jauh lebih sulit untuk dilupakan daripada  kelaparan untuk makanan."

"Ini bukan berapa banyak yang kita berikan tetapi seberapa besar cinta kita dimasukkan  dalam memberi."

"Pada akhir kehidupan kita tidak akan dinilai oleh berapa banyak ijazah yang telah kita terima, berapa banyak uang yang telah kita buat, berapa banyak hal-hal besar yang telah kita lakukan. Kami akan dihakimi oleh "Aku lapar, kamu memberi Aku dan sesuatu untuk dimakan, aku telanjang dan Anda member pakaian pada saya. Saya tunawisma, dan Anda membawa saya masuk  kedalam rumah anda "

"Saya hanyalah  sebuah pensil kecil di dalam tulisan tangan  Allah, yang mengirimkan surat cinta kepada dunia."

"Apa yang dapat Anda lakukan untuk mempromosikan perdamaian bagi  dunia? Pulanglah dan mencintai keluarga Anda. "

"Cinta menjadi nyata, itu ada biaya - itu harus menyakitkan - harus mengosongkan diri kita."

"Pergilah ke dunia saat ini dan mengasihi orang-orang yang anda temui. Biarkan kehadiran cahaya anda  menhadi cahaya baru dalam hati orang-orang. "


  Bunda Theresa Quotes Tentang perbuatan



"Saya sendiri tidak bisa mengubah dunia, tapi aku bisa melemparkan batu di perairan untuk menciptakan riak yang banyak."

"Kita tahu betul bahwa apa yang kita lakukan adalah tidak lebih dari setetes air di lautan. Tetapi jika kita tidak memberikan setetes air disana  , laut akan hilang sesuatu. "

"Suatu Kehidupan yang  tidak hidup untuk orang lain bukanlah hidup."

"Aku bisa melakukan hal-hal yang anda tidak bisa, anda dapat melakukan hal-hal saya tidak bisa; bersama-sama kita dapat melakukan hal yang besar."

"Yang baik Anda lakukan hari ini mungkin dilupakan besok. Bagaimanapun berbuatlah baik . "

"Kami, yang tidak mau, dipimpin oleh ketidaktahuan, melakukan hal yang mustahil untuk tidak dihargai. Kami telah melakukan begitu banyak, begitu lama, dengan begitu sedikit, kita sekarang memenuhi syarat untuk melakukan sesuatu dengan tidak ada apa-apa . "

Baca selengkapnya: http://www.whatchristianswanttoknow.com/mother-teresa-quotes-21-thoughtful-sayings/ # ixzz2GIw8kkpp



1.Penghormatan kepada Bunda Teresa 1910-1947 



2.BUNDA TERESA DALAM KATA-KATANYA SENDIRI “Jangan menunggu para pemimpin; lakukanlah sendiri, dari orang ke orang.” Bunda Teresa mengajarkan kepada kita dengan teladannya apakah makna yang sejati dari hidup berdasarkan kitab suci. 



3.“Saya pikir saat sekarang dunia dalam keadaan kacau balau, dan mengalami penderitaan yang besar karena sedikit sekali ada kasih di rumah, dan dalam kehidupan keluarga. Kita tidak mempunyai waktu untuk anak-anak kita, kita tidak mempunyai waktu untuk yang lainnya, tidak ada waktu untuk mengasihi yang lainnya.”

“Kasih dimulai dari rumah; kasih bersemi di rumah, dan itulah sebabnya mengapa ada begitu besar penderitaan dan ketidak bahagiaan yang terjadi di dunia saat ini...Setiap orang kelihatan begitu tergesa-gesa, gelisah untuk mendapatkan segala sesuatunya lebih besar dan lebih besar lagi baik itu kekayaan dsb, sehingga anak-anak mempunyai sedikit waktu dengan orang tua mereka. Orang tua mempunyai sedikit waktu satu dengan yang lainnya, dan di rumah tempat pertama dimulainya kekacauan dari kedamaian di dunia.” 



4.KEMISKINAN“Saya melihat Tuhan di dalam diri setiap orang. Ketika saya membersihkan luka dari orang yang menderita lepra, Saya merasa sedang merawat Tuhan sendiri. Bukankah ini merupakan pengalaman yang indah?" -- 1974 wawancara. “Ketika saya melihat mereka yang disia- siakan disini, Saya merasa marah di dalam diri. Saya tidak setuju untuk terus marah. Namun ini ada sesuatu yang tidak dapat engkau tolong setelah melihat Ethiopia." -- Washington 1984. 

5. “Kemiskinan yang paling besar adalah kesepian dan perasaan tidak dicintai.”

 “Penyakit yang paling ganas saat ini bukanlah lepra atau TBC, namun perasaan merasa tidak diinginkan.”

 “Ada kelaparan untuk cinta dan penghargaan yang lebih besar di dunia daripada kelaparan akan makanan.”

 “Kita sering berpikir bahwa kemiskinan hanya terkait dengan kelaparan, tanpa pakaian, dan tanpa rumah. Kemiskinan berupa tidak diinginkan, tidak dicintai dandiabaikan adalah kemiskinan yang paling besar. Kita harus mulai di rumah kita sendiri untuk menanggulangi kemiskinan ini.” 



6.PERANG “Saya tidak pernah berada dalam suasana perang sebelumnya, namun saya telah menyaksikan kelaparan dan kematian. Saya menanyakan pada diri saya,

„Apa yang mereka rasakan ketika mereka melakukan kekejaman ini? Saya tidak mengerti akan perang. Mereka semua adalah anak-anak Tuhan. Mengapa mereka melakukan ini? Saya belum juga mengerti."-- Beirut 1982, selama perang antara tentara Israel dan gerilyawan Palestina. “Tolong pilihlah jalan damai. ... Singkatnya akan ada pemenang dan yang kalah dalam perang ini yang kita semua takutkan. Namun semua itu tidak akan pernah dapat memberikan pembenaran atas penderitaan, rasa sakit dan kehilangan nyawa yang disebabkan oleh senjata kalian." -- Surat kepada Presiden U.S. President George Bush dan Iraq Presiden Saddam Hussein, Januari 1991. 



7.MENGGUGURKAN KANDUNGAN Aborsi “pembunuhan di dalam rahim... Seorang anak adalah hadiah dari Tuhan. Jika engkau tidak menginginkannya, berikanlah kepadaku"

 “Penghancur yang paling kejam di dunia adalah Aborsi karena jika seorang ibu dapat membunuh anaknya sendiri, apakah salahnya bagiku untuk membunuhmu dan engkau membunuhku? Tidak ada bedanya.”

“Adalah kemiskinan yang membuat seorang anak harus mati sehingga engkau bisa hidup seperti kehendakmu.” 



8.DALAM MISINYA“Kita merasa bahwa apa yang kita sedang kita lakukan hanyalah setetes air dalam samudra. Namun samudra akan kurang sesuatu karena kehilangan setetes air itu.”

“Pada kesempatan yang lainnya saya bermimpi ada di depan gerbang surga. Dan Tuhan berkata, Kembalilah ke dunia. Karena tidak ada kemerosotan dan kekacauan di sini."-- dikutip seperti yang dikatakan oleh pangeran Michael Greece tahun1996. “Keajaiban bukan pada kita melakukan pekerjaan ini, namun kita merasa senang untuk melakukannya.” 



9.KASIH“Jika kalian menghakimi orang lain, itu artinya kalian tidak punya waktu untuk mencintai mereka.”

“Saya mencoba memberi orang miskin kasih dimana orang kaya mendapatkannya dengan uang. Tidak, saya tidak akan menyentuh orang lepra hanya untuk beberapa

juta rupiah; malahan saya berhasrat untuk menyembuhkan mereka untuk kasih Tuhan.”

“Saya menemukan sebuah ungkapan, bahwa jika engkau mengasihi sampai merasakan sakit, maka tidak akan ada rasa sakit lagi, hanya ada kasih yang tersisa.”

“Saya tidak tahu bagaimana surga itu, namun saya tahu bahwa ketika kita meninggal dan tiba waktunya Tuhan untuk mengadili kita, beliau tidak akan bertanya, berapa banyak kebaikan yang telah engkau lakukan dalam kehidupanmu?, malahan beliau akan bertanya, berapa banyak kasih yang engkau beri pada sesuatu yang engkau kerjakan?” 

10. “Merasa tidak diinginkan, tidak dicintai,diabaikan, dilupakan oleh setiap orang, saya berpikir bahwa ini adalah kelaparan yang lebihbesar, sebuah kemiskinan yang jauh lebih besar daripada dengan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.”

“Jangan berpikir tentang kasih dengan aksioma, untuk menjadi kasih yang murni, harus menjadi luar biasa. Apa yang kita butuhkan adalah kasih yang tanpa mengenal akhir.”

 Setiap saat ketika engkau tersenyum kepada orang lain, maka ini adalah tindakan kasih, hadiah buat seseorang dan sesuatu yang begitu indah.

Pekerjaan yang bagus adalah selalu dihubungkan dengan rantai kasih yang tidak terpisahkan. 



11.DALAM MELAYANI TUHAN

“Miliki keyakinan pada sesuatu yang kecil karena kekuatan kalian terletak di dalam mereka.”

 “Setiap orang dari mereka adalah Tuhan dalam wujud samaran.”

“Saya hanyalah sebuah pensil kecil ditangan penulis yaitu Tuhan yang sedang mengirimkan surat kasih ke seluruh dunia.”

“Saya tidak berdoa untuk kesuksesan, saya berdoa untuk keyakinan.” 

 “Saya tahu Tuhan tidak akan memberikan apapun yang tidak mampu saya tangani. Saya hanya berharap bahwa Beliau tidak mempercayai saya begitu besar.” 



12.“Banyak orang salah menilai bahwa kerja ini adalah pekerjaan kita. Pekerjaan kita adalah untuk kasih Tuhan.”

“Tuhan yang terkasih, buatlah hamba menghargai martabat dari pekerjaan yang mulia ini, dan semua tanggung jawabnya. Jangan pernah ijinkan hamba mencemarkannya dengan tanpa kehangatan jiwa, kejahatan, atau ketidaksabaran.”

“Seharusnya sedikit bicara; sebuah khotbah bukanlah sebuah titik temu. Apa yang harus engkau lakukan kemudian? Ambillah sebuah sapu dan bersihkanlah rumah seseorang. Perkataan seperti ini sudah cukup.”

“Dalam kehidupan ini kita tidak bisa melakukan hal yang luar biasa. Kita hanya bisa melakukan hal kecil dengan kasih yang besar.” 



13.“Kata-kata yang tidak dapat memberikan cahaya penerangan dari kegelapan.”

“Marilah kita tidak cepat puas hanya dengan memberikan uang. Uang saja tidaklah cukup,uang dapat diraih, namun mereka membutuhkan hatimu untuk mencintai mereka. Jadi, sebarkan kasihmu kemanapun engkau pergi.”

“Kita perlu untuk menemukan Tuhan, Beliau tidak dapat ditemukan dalam keributan dan kegelisahan. Tuhan adalah teman dalam keheningan. Lihatlah bagaimana alam --tumbuhan, bunga, rerumputan- tumbuh dalam keheningan;lihatlah bintang, bulan dan mentari, bagaimana mereka bergerak dalam keheningan... Kita memerlukan keheningan untuk menyentuh jiwa.” 



14.“Pada akhir hidup kita, kita tidak akan dinilai oleh berapa banyak ijazah yang telah kita terima, berapa banyak uang yang kita hasilkan atauberapa banyak hal yang besar yang telah kita lakukan. Kita akan dinilai oleh „Saya lapar dan engkau memberikanku makan. Saya tidak berpakaian dan engkau memberikanku pakaian. Saya tidak punya tempat tinggal dan engkau mengajakku masuk.‟



15.Jika engkau belum mendapatkan Tuhan di dalam hatimu, engkau dapat melakukannya sekarang dengan mengulangi doa singkat ini: “Tuhan terkasih, Hamba percaya Engkau adalah penyelamat jiwa hamba. Hamba membutuhkan kasih-Mu untukmembersihkan hamba dari kesalahan dan pelanggaran. Hamba memerlukan pelita-Mu untuk menghalau semua kegelapan. Hamba memerlukan kedamaian-Mu untuk mengisi dan memuaskan hati hamba. Hamba sekarang membuka pintu hamba dan meminta-Mu untuk datang ke dalam kehidupan hamba dan memberkati hamba dengan berkat kehidupan yang kekal. ” 



16.“Jika kita menginginkan sebuah pesan kasih untuk didengarkan, maka ini harus disebarkan. Untuk membuat sebuah pelita tetap menyala, kita harus tetap menuangkan minyak kedalamnya.” TOLONG SEBARKAN PESAN INI KEPADA YANG LAINNYA! 



 sumber : http://www.slideshare.net/nyomansumantra/inspirasi-bunda-teresa

Inspirasi Bunda Teresa from Nyoman Sumantra



  “By Blood, I am Albanian,

 By Citizenship, an Indian. 

By Faith, I am a Catholic nun. 

As to my calling, I belong to the world. 

As to my heart, iI belong entirely to the heart of Jesus.”

( Mother theresa )